Antara Karakteristik Siswa, Fase, TaRL & Diferensiasi
Tim RBeBe - 02 November 2023
Latarbelakang
Guru: Keterbatasan waktu, tenaga, pikiran dan sumber daya lainnya. |
Siswa: Latarbelakang masing-masing anak yang jauh berbeda (budaya, pola asuh orangtua, tingkat ekonomi, kognisi, emosi, mental, cara belajar DLL). |
-
Satu guru mengajar puluhan siswa (di sekolah negeri bisa mencapai 40 siswa) secara bersamaan.
-
Arahan agar siswa tetap naik kelas walau dalam kondisi yang "kurang" (kognisi, kehadiran, etika).
Berbagai faktor diatas perlu disikapi dengan baik, cerdas, kreatif, solutif agar proses pembelajaran dapat berdampak optimal.
PAHAMI INI DULU
-
Karakteristik peserta didik yang meliputi : etnik, kultural, status sosial, minat, perkembangan kognitif, kemampuan awal, gaya belajar, motivasi, perkembangan emosi, perkembangan sosial, perkembangan moral dan spiritual, dan perkembangan motorik.
-
Pengajaran sesuai kemampuan/Teaching at The Right Level (TaRL) mengacu pada Fase siswa untuk mewujudkan CP/Capaian Pembelajaran.
-
Kata Diferensiasi terkait Pembelajaran Berdiferensiasi & Tantangannya dan contoh penerapan pembelajaran berdiferensiasi.
Semuanya saling terkait dan perlu disikapi dengan cermat, bijak, sesuai situasi dan kondisi.
Contoh Kasus:
Ari tinggal di rumah yang sempit, kumuh di gang sempit, tidak nyaman untuk belajar dan mengerjakan tugas. Ira tinggal di kompleks dengan rumah yang nyaman untuk belajar atau mengerjakan tugas. Sebaiknya guru melihat kondisi ini untuk memberikan beban belajar di luar kelas secara bijak.
Toni berada di kelas 3 (termasuk fase B). Ternyata, tingkat kompetensi Toni masih berada di fase A. Maka idealnya guru memberikan materi fase A dengan konsep percepatan pembelajaran, agar Toni bisa menyamakan kemampuannya sesuai tingkatan kelasnya.
Dul senang belajar dengan melihat gambar dan video (visual), Del senang belajar dengan mendengar suara (audio), Dol senang belajar dengan melakukan gerakan (kinestetik) maka idealnya guru memberikan pembelajaran sesuai dengan kesenangan atau gaya belajar masing-masing siswa.
Ari, Ira, Toni, Dul, Del, Dol mempunyai kemampuan kognitif, kondisi emosi dan mental yang berbeda satu sama lain. Idealnya, guru menyikapi hal ini dengan bijak untuk memberikan beban belajar.

Idealis Tapi Miris?Betapa idealnya bila guru memberikan pembelajaran sesuai latar belakang, karakteristik sampai gaya belajar siswa, tapi apakah guru bisa (mudah) mewujudkannya? Kenyataan di lapangan banyak yang miris: kebingungan guru dan siswa, kompetensi, minimnya sumber daya, banyaknya perbedaan, rendahnya minat belajar, buruknya karakter dan seterusnya. |
Apa Yang Masih Mungkin Dilakukan?
|
AMATI (kritisi) TIRU (bila perlu) MODIFIKASI
-
Klik Mengajar IKM Dengan Kreatif, Inovatif & Kekinian (rbebe.id) yang diilustrasikan dalam pelajaran bahasa Inggris.
-
Klik Pengelompokan Dalam Belajar yang diilustrasikan dalam pelajaran musik.
Situasi dan kondisi yang berbeda dilapangan perlu disikapi dengan bijak berimbang. Kurikulum Merdeka sejatinya menjadi suatu harapan, bila dilaksanakan sesuai dengan penjiwaan dari namanya sendiri yaitu MERDEKA secara bertanggungjawab. |
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Klik Susunan Materi Kurikulum Merdeka di RBeBe. Kiranya bermanfaat. Terus semangat.
(Tim RBeBe)
Kritik saran mohon disampaikan kepada kami, terimakasih.

