Ketahui Medan Perang Dengan Asesmen Awal
Tim RBeBe - 02 November 2023
Asesmen apa yang bisa dikategorikan sebagai suatu pondasi yang dilakukan sebelum pembelajaran berlangsung?
Contoh Kasus
Siswa-siswi di suatu sekolah beraneka ragam latar belakangnya, ada anak dari orangtua yang merantau dari kampung, ada yang petani, ada yang pedagang ada yang pekerja kantoran, mereka berbeda tingkat ekonomi dan berasal dari berbagai daerah. Tingkat kompetensi siswa juga berbeda, ada yang belum lancar membaca, berhitung dan juga ada yang sering tidak masuk, belum lagi berbagai keterbatasan penunjang belajar, ada yang lingkungan rumahnya kondusif untuk belajar ada yang sangat tidak kondusif dan banyak perbedaan lainnya. Dalam kondisi seperti ini diperlukan asesmen awal yang cukup cermat.
Klik Asesmen guru menyeluruh juga bisa dilakukan agar diketahui bahwa seorang guru cukup mampu secara kognitif, pedagogik, profesional, mental-kepribadian sampai sosial.
Asesmen awal atau dikenal juga dengan asesmen diagnostik bertujuan:
-
Mengetahui dan memetakan tingkat kognitif siswa.
-
Mengetahui latarbelakang, karakter, emosi, psikis dan sosial siswa.
-
Guru dapat merancang CP, Modul Ajar, ATP sesuai dengan hasil asesmen dan melaksanakan dengan TaRL dan pembelajaran berdiferensiasi (klik: Berbagai Istilah dalam Kurmer).
-
Pembelajaran dapat dirancang efektif dengan perbedaan kognitif dan non kognitif siswa.
-
Dapat diketahui dan dicari solusi siswa dengan karakter latarbelakang sampai kognisi siswa yang membutuhkan perhatian.
Klik: Asesmen Awal Penting Untuk Pemetaan Siswa (kemdikbud.go.id)
Klik: Asesmen Awal Pembelajaran Ciptakan Pembelajaran Bermakna & Berkualitas (itjen.kemdikbud.go.id)
Asesmen Sebelum Memulai Proses Bembelajaran |
-
Observasi dengan melihat sikap siswa di kelas (bisa dibantu dengan rekaman video dengan HP yang bisa banyak memberi gambaran).
-
Memberikan pertanyaan individual: bisa lisan ataupun tulisan (bisa menggunakan teknologi seperti google form atau lainnya).
Sebaiknya guru sudah memetakan siswa-siswa yang perlu diberi perhatian khusus, bisa berupa tanda atau catatan pada daftar nama siswa untuk diantisipasi kedepan, karena merekalah yang memerlukan perhatian lebih (tanpa mengesampingkan siswa lain, tentunya).
Asesmen Saat Tema Pembelajaran Tertentu Akan Dilakukan |
Hal ini untuk mengetahui siswa siap untuk mengikuti proses pembelajaran dan materi yang akan diberikan
| Bila materi yang akan diberikan terkait dengan materi sebelumnya maka bisa dilakukan asesmen formatif yang juga merupakan informasi dan umpan balik untuk memperbaiki proses belajar.
Namun bila materi yang akan diberikan tidak terkait dengan materi sebelumnya, bisa dilakukan asesmen awal. |
Asesmen bisa dilakukan dengan memberikan pertanyaan individual secara lisan ataupun tulisan (bisa menggunakan teknologi, aplikasi atau sejenisnya).
Berikut beberapa video penjelasan Asesmen Awal/Diagnostik:
-
Tahapan Pelaksanaan Asesmen Diagnostik (Catatan Guru Muda)
-
Cara Asesmen Diagnostik Non Kognitif dengan Instrumen & Kuisionernya (Catatan Guru Muda)
-
Cara Asesmen Diagnostik Kognitif + Contoh Instrumen (Catatan Guru Muda)
Setelah Asesmen Awal Lalu? |
Seberapa besar manfaat asesmen tentu bergantung dengan aksi yang dilakukan setelah asesmen, karena asesmen seharusnya berkelanjutan. Sebaik apapun asesmen, bila diikuti dengan aksi yang tidak tepat untuk menyikapinya (contohnya membuat CP, Modul Ajar dan ATP yang tidak tepat) maka asesmen itu menjadi sia-sia.
Klik Susunan Materi Kurikulum Merdeka di RBeBe. Kiranya bermanfaat. Terus semangat.
(Tim RBeBe)
Kritik dan saran mohon sampaikan kepada kami. Terimakasih.
