Karena Rasa Adalah Segalanya | BFA

Tim RBeBe - 05 September 2022

 

Slogan produk.

Iya, tapi benar kan, rasa memang segalanya kok, nyata.

Mau makan dan minum, cari yang rasanya enak, gitu ya?

Memang iya kan?

Yoi, tapi kalau gue pilih yang ga enak, contohnya minum jamu, gimana tuh?

Lah kan tetap ujungnya rasa. Lu minum jamu, yang pahit kan rasa jamunya, tapi hati lu merasa sesuatu kan?

Iya, merasa sehat, minum jamu biar strong he he.

Iya lu bisa merasa lega, aman. Inget ga waktu pas kondangan, lu makan banyak banget, makanan yang rasanya lezat-lezat, juga ada rasa yang lain kan?

Iye, gue rasa cemas ha ha, kolestrol gue, gula darah.

Nah itu juga rasa, jadi rasa memang segalanya.

Semua-semua, ujungnya rasa, yaa. Kenapa ya?

Mmm..coba gue rasain dulu, pakai rasa di hati gue.

Emang hati bisa berpikir, merasa? Hati itu apa sih, jantung atau heart dalam bahasa Inggris, liver atau hati dalam bahasa Indonesia?

Iya deh rasa di otak. Puas, puas??!

PENJELASAN

Rasa yang dibahas adalah pemahaman "rasa" secara luas, rasa yang timbul dari tangkapan indera tubuh sampai rasa yang tergolong ranah emosi, persepsi pikiran dan hati, yang biasa disebut "perasaan".

Definisi Rasa @KBBI/Kamus Besar Bahasa Indonesia

  1. Tanggapan indra terhadap rangsangan syaraf, seperti manis, pahit, masam terhadap indra pengecap, atau panas, dingin, nyeri terhadap indra perasa

  2. Apa yang dialami oleh badan (rasa pedih, rasa nyeri)

  3. Sifat rasa suatu benda (rasa manis)

  4. Tanggapan hati terhadap sesuatu (rasa sedih, bimbang, takut)

  5. Pendapat (pertimbangan) mengenai baik atau buruk, salah atau benar: (rasa adil).

Antara Rasa dan Perasaan

Klik Cita Rasa @Wikipedia | Rasa (estetika) @Wikipedia | Perasaan @Wikipedia sementara dalam bahasa Inggris terdapat pemahaman yang berbeda antara taste dan feel.

Dalam Best Feeling Achievement, "rasa" dipahami lebih spesifik spesifik atau mikro (seperti manis, asin, dingin, panas), dibandingkan "perasaan" yang holistik, lebih luas atau makro, perlu proses berpikir yang lebih panjang (seperti khawatir, sedih, marah, kecewa, suka, senang, bahagia).

Apapun Yang Dikejar & Diinginkan Manusia, Sesungguhnya Adalah Rasa dan Perasaan

Apakah itu makanan enak, uang banyak, harta melimpah, pasangan menawan dan seterusnya, sesungguhnya semua itu adalah sarana untuk mengejar rasa seperti: puas, senang, gembira, bahagia, aman, tenang, damai, enak, manis, gurih, segar, nikmat dan seterusnya.

Penjelasan: 

  • Stimulus ada setiap saat dan ditangkap tubuh setiap saat.

  • Manusia selalu punya tujuan (bisa disebut juga: keinginan).

  • Stimulus diterima reseptor, lalu ada proses berpikir dan menghasilkan rasa dan perasaan.

  • Dari keinginan menjadi aksi atau perilaku, apakah terkabul ataupun tidak, selalu muncul rasa dan perasaan.

Semua Yang Manusia Hindari Adalah Rasa dan Perasaan

Dalam setiap detil keinginan dan perilaku, manusia cenderung menghindari rasa seperti: pahit, asam, susah, malu, sakit, pusing, muak, mual, susah, bosan, gerah, pedih, perih, hambar, jengkel, marah, khawatir, kecewa, takut dan seterusnya. 

Diawali dan Diakhiri Perasaan

Perasaan pada dasarnya menempel pada proses berpikir manusia. Perasaan selalu muncul, saat otak melakukan aktifitas berpikir.

Karakter Rasa dan Perasaan

Pada dasarnya rasa adalah ranah pribadi masing-masing pribadi yang privat, individualis dan subyektif, bisa berbeda antara orang satu dengan lainnya.

Menurut pemicu dan karakternya, rasa bisa dibagi dibedakan dalam dua kelompok besar:

  1. Ranah Indrawi

    Diawali dengan penerimaan stimulasi oleh panca indra, lalu diartikan dalam bahasa yang kongkrit dan persepsi yang cenderung mirip (cenderung obyektif namun tetap bisa berbeda kadarnya) antara manusia satu dan lainnya: panas, dingin, manis, pahit, asin, pedas, hambar, kasar, halus dan lain sebagainya.

  2. Ranah Pemikiran atau biasa disebut perasaan

    Melalui inderawi ataupun tidak, saat manusia berpikir, dipicu oleh: nafsu, ego ataupun makna, akan memunculkan rasa (yang cenderung subyektif, berbeda antara satu orang dengan lainnya) seperti bangga, kagum, senang, puas, lega, terhina, rendah diri, kesal, bahagia dan lain sebagainya.

Dalam Ranah Pemikiran, dipicu oleh makna, ada Ranah Pemikiran Hati: Hati dalam hal ini bukanlah nama organ tubuh namun hasil rangkuman dari berbagai kejadian dan diinterpretasikan serta dipersepsikan secara bermakna oleh tiap manusia seperti rasa cinta, syukur, sayang, bahagia, berharga dan lain sebagainya.

Dalam Best Feeling Achievement, kesenangan cenderung masuk ke ranah indrawi dan pemikiran non makna, sementara kebahagiaan masuk ke ranah pemikiran hati.

Fungsi (Pe) rasa (an)

"Aku berpikir maka aku ada" /  "Cogito, ergo sum" (RenĂ© Descartes). Setelah berpikir maka timbul rasa/perasan.

Secara kodrat, rasa sudah melekat dalam diri manusia, dalam otaknya, sudah diciptakan demikian, satu paket, tak bisa dibayangkan bila rasa dan perasaan itu tidak ada. Rasa dan perasaan selalu ada dalam proses berpikir dan mekanisme tubuh. Rasa dan perasaan memberi hidup menjadi penuh warna, perbedaan yang penuh ragam. Tanpa rasa dan perasaan, antonim dari ucapan Rene Descartes, maka manusia tidak berpikir dan ia tidak ada atau mati.

Berikut beberapa fungsi rasa yang bisa dimaknai:

  • Rasa senang, merawat (semangat) gairah hidup seseorang (seperti: sejuknya udara, indahnya alam, enaknya makanan) 

  • Perasaan bahagia membangun hidup seseorang lebih baik dan bermakna (seperti: melakukan cinta kasih, syukur, beribadah)

  • Menjadi sinyal mekanisme tubuh (seperti: mengantuk, kenyang, sakit dll) apakah organ tubuh berfungsi dengan baik atau tidak, baik secara jasmani ataupun psikis

  • Mengalami sisi rohani (seperti: memilih keyakinan, menjalani panggilan, dorongan, mengalami keberadaan Tuhan)

  • Mengarahkan perilaku: saat berperilaku atau memutuskan sesuatu, selain menggunakan logika, manusia juga menggunakan rasa atau perasaan atau intuisi (memilih phak yang akan diberi bantuan,:

    • Membangun karakter > Pengetahuan dan kesadaran yang baik tentang rasa akan membangun karakter seseorang.

    • Menjadi tanda bahwa sesuatu adalah (menuju) lebih benar, lebih baik atau lebih diinginkan > Saat berhadapan pada pilihan, maka rasa akan membantu untuk memilih yang lebih baik atau yang terbaik. Ini bisa secara logika, terukur, abstrak ataupun spiritual.

Catatan Tambahan Tentang Rasa

Dalam situasi dan kondisi tertentu rasa yang tidak enak juga bisa diinginkan (contoh sederhananya seperti pahitnya jamu untuk terapi kesehatan). Demikian pula rasa tidak enak tersebut, bisa diterima, diikhlaskan dan dimaknai (seperti saat susah, sakit), sehingga mengarahkan pada kondisi baik.

  • Semua rasa ada pada dua sisi. bisa baik ataupun buruk.

  • Waspada dengan golongan rasa yang menyenangkan (enak, segar, nikmat, nyaman dll) bisa menjadi racun saat berlebih. Contohnya makanan dan minuman enak bila berlebihan akan menjadi racun bagi tubuh, kehidupan yang dirasakan nyaman menjadi pemicu perbuatan jahat dan seterusnya.

  • Rasa yang tidak enak bisa menjadi cinta kasih saat diniatkan dan dipancarkan dengan perilaku: contohnya rasa lelah setelah bekerja menjadi cinta kasih saat bertujuan menafkahi atau membantu orang lain, rasa pahit jamu menjadi cinta kasih untuk kesehatan tubuh dan seterusnya.

  • Rasa tidak enak menjadi sesuai yang positif dan dibutuhkan, seperti rasa lapar untuk (latihan) berpuasa, rasa sakit dan lelah untuk latihan mental, rasa kecewa untuk belajar ikhlas, rasa hambar untuk membiasakan makanan yang sehat (mengurangi gula dan asin), rasa putus asa sebagai titik balik atau untuk membuka hati pada pertolongan Illahi dan seterusnya.

Perasaan Adalah Rasa Tak Terduga?

Saat minum kita berharap rasa haus hilang, saat menambah cabe kita berharap ada rasa pedas namun ada rasa yang munculnya cenderung tanpa direncanakan dan dibayangkan sebelumnya, muncul ditengah-tengah aktifitas manusia, seperti rasa rindu, sayang, kasihan, syukur, bangga, cinta, kagum, birahi, cemas, kesal, marah, bingung, dan seterusnya. Rasa ini bisa diinginkan atau tidak diinginkan, bisa dianggtap manfaat atau bencana.

Antara Senang dan Bahagia

Pendapat umum seringkali mencampuradukkan antara senang/kesenangan dan bahagia/kebahagiaan seperti (klik) Kebahagiaan @Wikipedia dimana kebahagiaan disamakan dengan kesenangan. BFA membedakannya! (klik) Pisahkan Senang & Bahagia Dengan Tegas & Jelas (rbebe.id)

Kiranya bermanfaat. Terus Semangat!

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>