Terjadilah Seperti Kehendak Mu

Tim RBeBe - 17 April 2025

Salah satu gambar di (klik) Buklet Yesus Segalanya bagiku (rbebe.id)

Kepercayaan penuh pada Tuhan Yang Maha Kuasa, Pengasih dan Maha Tahu akan menyelesaikan berbagai permasalahan hati dan pikiran manusia yang sering khawatir, cemas, banyak keinginan, menuntut dan egois.

"Terjadilah kehendak-Mu di bumi seperti di dalam sorga" (Matius 6:10) adalah suatu kepercayaan kepada Allah agar kehendak-Nya yang baik terjadi di dunia, sebagaimana terjadi di surga. Narasi diatas adalah bagian dari doa-yang dikenal dengan doa Bapa Kami- dimana disampaikan Yesus kepada murid-muridnya saat mengajar di bukit.

Bapa Kami adalah doa yang terstruktur dan berurutan, perlu dipahami secara bertingkat dari awal sampai akhir sebagai landasan berelasi dengan Bapa. Saat mencoba memahami "Terjadilah kehendak-Mu di bumi seperti di dalam sorga"  maka narasi sebelumnya yaitu: "Bapa kami yang di sorga  , Dikuduskanlah nama-Mu , datanglah Kerajaan-Mu"  Dimana umat mengenal Tuhan seperti seorang Bapa yang namanya kudus serta dirindukan kehadiran Nya.

Demen amat ame Santo Water

Lha memang bagus khasiatnya

Emang ente percaye kandungannye?

Kan lolos BPOM dan Halal MUI

Halah paling bagus di awal saja

Gue sendiri sudah merasakan, banyak testimoni tentang khasiatnya. Gue juga kenal baik produsennya., bukan orang yang baru muncul, dia sudah lama punya restoran pempek, pernah diliput TV dan ada di media sosial. Kualitas produknya terjaga sampai sekarang. Jadi ya, memang layak dipercaya.

KEPERCAYAAN pada sesuatu atau seseorang akan terwujud bila sudah mengetahui kondisi dan merasakan atau mengalami (khasiat suatu produk atau relasi dengan seseorang). 

Seseorang bisa dengan yakin berkata "Terjadilah kehendak-Mu di bumi seperti di dalam sorga" bila ia benar-benar mengetahui dan merasakan bahwa Tuhan sang Pencipta itu layaknya Bapa yang Maha Kuasa, Maha Tahu dan Maha Kasih, sehingga nama Nya dimuliakan dan hadirat Nya dirindukan. Maka ia bisa mengatakan "Terjadilah sesuai kehendak Mu".

Percaya, Ikhlas, Berserah

"Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan; terjadilah padaku menurut perkataanmu." (Lukas 1:38)

"Janganlah kehendak-Ku, tetapi kehendak-Mulah yang terjadi" (Luk 22:42).

Makna "Kehendak-Mu"

Kehendak Allah mencerminkan rencana, kebenaran, dan kedaulatan-Nya yang absolut. Ini mencakup:

  • Ketaatan mutlak: Seperti di surga, di mana ciptaan surgawi (malaikat, dll.) taat sepenuhnya kepada Allah.

  • Keadilan, kasih, dan damai sejahtera: Mengharapkan bumi dipenuhi nilai-nilai ilahi (Mikha 6:8; Yesaya 11:9).

  • Pemulihan hubungan: Rekonsiliasi antara manusia dengan Allah dan sesama (Kolose 1:20).

"Di Bumi seperti di dalam Sorga"

  • Kontras realitas: Bumi yang rusak oleh dosa (Roma 8:22) bertolak belakang dengan surga yang sempurna. Doa ini adalah kerinduan akan transformasi bumi menjadi seperti surga, yang akan digenapi sepenuhnya dalam Kerajaan Allah yang kekal (Wahyu 21:1-4).

  • Peran umat Kristen: Diajak menjadi alat pelaksana kehendak Allah melalui hidup yang kudus, pelayanan, dan perjuangan untuk keadilan (Matius 5:14-16).

Suatu bangunan bertingkat runtuh, ratusan korbannya, sebagian tewas tertimpa reruntuhan.

Yah sudah takdir.

Itu bangunan tidak berizin, kualitasnya sangat diragukan, terlihat dari dokumentasi kondisi bangunan sebelum rubuh, termasuk penampakan struktur bangunan yang masih berdiri, perlu evaluasi.

Iya perlu ada yang bertanggungjawab.

KONTRA PRODUKTIF?

  • Hindari menganggap semua yang terjadi semata-mata kehendak Tuhan

  • Senantiasa tetap lakukan evaluasi dan refleksi diri

  • Kesombongan adalah bahaya laten yang selalu mengintai setiap orang, termasuk yang (tampak) baik dan relijius bila menganggap semua kehendak Tuhan tanpa melakukan evaluasi dan refleksi diri

  • Kehendak Tuhan tidak dapat dipisahkan pada perilaku manusia yang diberi kehendak bebas dan tetap perlu mempertanggungjawabkannya.

Narasi "Terjadilah kehendak-Mu di bumi seperti di dalam sorga" mempunyai implikasi praktis:

  • Ketaatan pribadi: Menyerahkan hidup kepada Allah, seperti Yesus di Taman Getsemani (Matius 26:39).

  • Transformasi sosial: Berdoa dan bekerja untuk dunia yang mencerminkan kasih Allah—melawan ketidakadilan, kemiskinan, dan kejahatan. Menjadi terang dalam kegelapan, garam bagi dunia.

  • Pengharapan eskatologis: Setelah narasi "Datanglah kerajaanMu" disambung narasi "Terjadilah kehendak-Mu di bumi seperti di dalam sorga", dapat mengingatkan tentang janji Allah akan langit dan bumi baru (2 Petrus 3:13).

Doa Bapa Kami adalah doa revolusioner sebagai kesatuan dengan salib Kristus yang bisa mengubah secara ekstrem kehidupan seseorang menjadi lebih baik, cahaya bagi gelapnya dosa manusia, dan hidup dengan rendah dan baik hati, bahagia, penuh syukur dan cinta kasih. Perpanjangan tangan Tuhan yang memuliakan nama Nya.
Klik Kenapa "Berilah Makanan Hari Ini Secukupnya"? (rbebe.id). Kiranya bermanfaat. Terus semangat.

(Tim RBeBe Edukasi Kristiani)

Kritik saran mohon disampaikan kepada kami.