Logika Imani: Yakin Tuhan Itu Benar Ada? Bisa Merasakan?
Tim RBeBe - 02 February 2025

Tuhan tidak kasat mata, ga bisa dilihat
Jadi apa buktinya Tuhan ada?
Ya gw bisa bernafas, dunia ini adaitu buktinya
Halah lemah sekali jawaban lu, cemen
Jadi gimana cara buktikannya?
Check this out
Logika Imani(Klik) Logika @Wikipedia / logika @KBBI dan Iman @Wikipedia / iman @KBBI. Dalam pemahaman umum, logika iman adalah penalaran dan jalan pikiran yang masuk akal terkait iman atau kepercayaan.
|
Apa buktinya Tuhan itu benar ada?
Keberadaan Tuhan memang subyektif, pembahasan ini ditujukan pada orang yang mengaku ber Tuhan, beragama namun kadang munafik, sikap yang tak berintegritas, perilaku yang bertolak belakang, mengaku ber Tuhan Yang Maha Tahu, Kuasa, Perencana, Adil, Pengasih tapi: sering cemas, khawatir, takut, sombong, egois, ego tinggi, bermewahan, merasa paling benar, mudah menghakimi, tidak jujur, kasar, semena-mena, jahat dan sikap sejenisnya. Apakah benar kita yang masih melakukan perbuatan-perbuatan itu benar percaya keberadaan Tuhan?
Dengan menjelaskan bukti keberadaan Tuhan secara yakin dan tegas, maka seseorang mempunyai bekal untuk memperdalam kesadarannya, untuk membangun diri dan kehidupan yang lebih baik, dan tentu saja, meraih kebahagiaan sejati.
| Saat di Lorong Gelap
Banyak pendapat yang mengaburkan keberadaan Tuhan Sang Pencipta seperti:
Dalam Logika Imani, ada ilustrasi saat seseorang berjalan sendiri di lorong yang gelap apa yang bisa membangun ketenangan dan kedamaian? Tentu setelah orang tersebut tetap perlu melakukan berbagai upaya dan kewaspadaan. Keberadaan Tuhan walau tidak terlihat, bagi yang percaya, akan memberikan ketenangan dan kedamaian. Namun tentu keberadaan Nya perlu dirasakan dan dialami secara pribadi, privat. |
KEBERADAAN SANG PENCIPTA |
Sosok Tuhan memang terasa "meragukan" atau "menggemaskan", karena wujud Nya tak tampak. Orang yang berpikir logis dan kritis bisa skeptis atau sebaliknya, dengan akalnya dapat mengarahkan untuk menyadari keberadaan Tuhan, sang Pencipta.

Klik video Logika Sangat Sederhana Keberadaan Tuhan (RBeBe)
Perbedaan Yang Mencolok, Rapi & TeraturAntara sesuatu yang dibuat sengaja, dengan sesuatu yang terjadi alami, ada perbedaan terkait kerapian dan keteraturan. Ini logika sederhana.Saat memasuki hutan belantara, terlihat pohon tumbuh tak beraturan, akar dan dedaunan tampak tumpang tindih. Namun, bagaimana bila di dalam hutan kita menemukan area yang rapi teratur? Sangat berbeda dengan area lain. Tanaman tertata, ada tempat istirahat, penampungan air, tempat bersih-bersih dan hal lainnya yang rapi teratur? Secara logika sederhana dan dalam kasus di dunia, tentu ada orang yang membuat dan mengaturnya.
Begitupula dalam Tata Surya, hanya bumi lah yang teratur secara detil dan rumit sedemikian rupa, ada makhluk hidup dan berbagai benda beraneka jenis, bentuk, warna dan fungsi yang saling melengkapi, berbeda sekali dibandingkan planet lain. Dalam logika sederhana, ada Pencipta yang khusus membuat itu. |
Keteraturan Yang Konsisten
Salah satu ciri adanya "sesuatu yang dibuat manusia" bukan "sesuatu ada secara alami" adalah keteraturan yang konsisten. Pembuatan produk olahan seperti makanan, minuman sampai perabotan, segala hal yang tampak teratur dan konsisten, tentu ada campur tangan manusia.
Ini adalah logika sederhana. Sementara yang terjadi dengan alami (tanpa adanya si pembuat) secara logika sederhana, tidak akan bisa seperti itu, tidak rapi teratur dan tidak konsisten.
Seperti itu juga planet yang berotasi konsisten, semua sifat dan isi bumi, dari gravitasi, udara, makhluk dan semuanya, teratur dan konsisten, itulah karakter karya penciptaan.
Karya Teratur Yang (Terlalu) Rumit
|
Sebatas Percaya (Tuhan) ?
Walaupun subyektif, namun keberadaan Nya nyatanya dirasakan banyak orang, tidak sebatas percaya. Logika Imani mendorong tiap orang yang percaya karena mengalami, untuk menuju kondisi yakin, meningkatkan kesadaran, memperdalam pemahaman, kemudian be (klik) relasi semakin intim dengan senantiasa ber (klik) komunikasih. Merasakan keberadaan Nya bisa seperti:
-
Merasa ada yang selalu mengamati dan melindungi
-
Merasa ada pengatur / organizer belakang layar yang mengadakan, mengatur dan merancang semua dalam kehidupan dengan pas dan baik, tidak sekedar kebetulan
-
Pembisik yang baik dan setia, dimana sebagian orang seperti mendengar benar-benar layaknya suara di telinga, melalui berbagai kejadian atau melalui kitab suci yang menjadi jalan dan menumbuhkan kebaikan bagi setiap umat Nya.
Dalam Logika Imani, keberadaan Tuhan secara sederhana dapat diibaratkan bagai:
Diatas semua itu, wujud Tuhan tentu tidak dapat dipahami terang-benderang dengan otak manusia yang terbatas, namun keberadaan Nya bisa dipahami dan dirasakan. |
Saat yakin dan merasakan bahwa Tuhan itu benar-benar ada, mengakui, menghormati dan berusaha menjalankan kebaikan Nya, maka seharusnya, pikiran, hati dan perilaku orang tersebut akan terpusat dan tertuju pada Nya. Prosesnya menuju cinta kasih, penuh syukur, rendah hati, kedamaian dan ketenangan yang merangkum dalam kebahagiaan sejati. Kiranya bermanfaat. Terus semangat.
(Tim RBeBe. Tulisan ini bagian dari program Best Feeling Achievement)
Kritik saran mohon disampaikan kepada kami, terimakasih.
Mari bantu (klik) Wujudkan 100 Materi Belajar Bagi Masyarakat.






