Puasa ala Kristiani

Tim RBeBe - 19 February 2026

Dalam iman Kristiani, puasa adalah tindakan menahan diri (biasanya dari makanan atau hal tertentu) sebagai bentuk:

  • Pertobatan, silih dosa, membersihkan batin

  • Kerendahan hati di hadapan Tuhan

  • Pengendalian diri

  • Doa yang lebih sungguh

  • Persiapan rohani

  • Solidaritas, bentuk empati terhadap sesama yang berkekurangan yang mengarah pada hidup sederhana dan aksi kasih kepada sesama

Puasa bukan sekadar tidak makan, tetapi terutama soal sikap hati: kembali kepada terang, kebaikan, Tuhan.

Puasa sudah dilakukan sejak zaman Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru.

  • Musa berpuasa 40 hari di Gunung Sinai (Keluaran 34:28).

  • Perjalanan Elia selama 40 hari menuju Gunung Horeb dianggap sebagai masa puasa (1 Raja-raja 19:8).

  • Yesus Kristus berpuasa 40 hari di padang gurun sebelum memulai pelayanan-Nya (Matius 4:1-2), dimana Ia mengajarkan bahwa ketika berpuasa, jangan pamer kesalehan (Matius 6:16-18), tetapi lakukan dengan tulus.

Terdapat juga puasa Daud (2 Samuel 12:16) | puasa Daniel (Daniel 1:12) | puasa Ester (Ester 4:16) | puasa Ayub (Ayub 2:13) | puasa Niniwe  (Yunus 3:7-9).

Puasa dalam Tradisi Gereja dikenal juga dalam Masa Prapaskah di Gereja Katolik dan banyak gereja Protestan, puasa dilakukan secara khusus selama Masa Prapaskah (40 hari sebelum Paskah).

Hari penting:

  • Rabu Abu sebagai awal puasa

  • Jumat Agung sebagai hari berkabung saat Yesus wafat di salib

Klik Puasa Katolik RIngan? (rbebe.id).

Umat berpuasa dengan:

  • Mengurangi makan (misalnya hanya 1 kali makan kenyang)

  • Tidak makan daging atau makanan enak, mahal dan yang disukai

  • Menahan kesenangan (rokok, snack, media sosial, hiburan, dll.) yang bisa disebut berpantang

  • Puasa ego (mengurangi amarah, gosip, kesombongan)

Puasa bukan untuk “membayar” dosa atau memaksa Tuhan mengabulkan doa. Inti puasa adalah perubahan diri yang lebih baik, rendah hati, minta maaf, memaafkan, semakin sabar, syukur, penuh kasih, dekat Tuhan. Tidak hanya pertumbuhan rohani, psikis, emosi namun juga diharapkan secara jasmani lebih baik.

Klik Susunan Materi (Pra) Paskah @rbebe.id. Kiranya bermanfaat, terus semangat. Merdeka Maju Berdaya.

(Tim RBeBe Seksi Edukasi Kristiani)

Kritik dan masukan mohon sampaikan kepada kami. Terimakasih.

Mari bantu (klik) Wujudkan 100 Materi Belajar Bagi Masyarakat.