Mari Dukung Anggota KPPS Agar Tetap Hidup | Memaknai Kematian 894 Petugas KPPS
Tim RBeBe - 01 February 2024
Klik video Kelamnya Kematian 894 Petugas KPPS, Mari Hindari!!
Masyarakat Indonesia bahkan dunia tentu kaget dengan meninggalnya petugas KPPS Pemilu Indonesia tahun 2019 sejumlah 894 orang, ditambah 5.175 petugas yang mengalami sakit.
Liputan dari (klik) detikcom memaparkan:
-
Rata-rata usia petugas pemilu yang meninggal adalah 43 tahun.
-
Terdapat dua petugas berusia 19 tahun yang meninggal di dua lokasi yang berbeda*
-
Usia petugas yang tertua adalah 76 tahun.
*Sebelum meninggal mengeluh sakit perut, dibawa ke puskesmas, didiagnosis terkena serangan jantung dan mengidap TBC, dirujuk ke RS dan mendapat tindakan medis, namun nyawanya tidak tertolong. Petugas lainnya meninggal akibat kelelahan.
Ada berbagai spekulasi mengenai penyebab tragedi ini, namun pihak KPU menyatakan beban kerja yang terlalu berat menjadi penyebab utama. Kalau melihat lokasi di lapangan seperti berikut:
-
Petugas harus siap di TPS paling lambat pukul 6 pagi, sementara banyak yang bekerja hingga larut malam- termasuk mempersiapkan TPS, logistik dan lainnya-, sehingga saat datang bertugas di pagi hari, stamina tubuh kurang baik atau kurang istirahat/tidur
-
Kondisi pikiran yang bisa jadi ada tekanan tambahan
-
Saat proses pencoblosan sampai rekapitulasi: terlalu lama duduk, asupan makan minum tidak dijaga dengan baik
-
Bekerja hingga larut malam dan saat menyerahkan antri di PPS sampai subuh bahkan setelahnya, sehingga di total dari persiapan sampai penyerahan tuntas bisa lebih dari 24 jam non stop
Diskusi yang melibatkan KPU, Bawaslu, Kementerian Kesehatan dan lembaga terkait menghasilkan hasil diskusi bahwa ada faktor komorbid atau penyakit penyerta seperti:
-
Penyakit kardiovaskuler
-
Hipertensi dan stroke
Persoalan psikologis seperti reaksi stres dan kecemasan juga managemen risiko yang dinilai lemah menambah daftar panjang penyebab kematian.
Menurut Umar Zein seperti tercantum di CNN Indonesia bahwa ada tiga pintu kematian, yaitu otak, jantung dan paru. Bila otak tidak cukup mendapat oksigen oleh berbagai sebab, kata dia, misalnya penyumbatan pembuluh darah, maka terjadi kematian sel-sel otak.
Berikut beberapa tips yang bisa menjadi rujukan untuk menjaga kesehatan petugas KPPS (penting untuk melibatkan keluarga bekerja sama dan mendukung):
-
Ketua KPPS perlu menjadi pemimpin yang bijak, kemampuan manajerial dan komunikasi yang baik serta bisa menyelesaikan permasalahan dengan efektif dan efisien
-
Selesaikan persiapan TPS, logistik dan lainnya maksimal di sore hari H-1. Usahakan TPS berhawa sejuk dengan aliran udara yang baik. Gunakan mic dan pengeras suara dan berikan papan petunjuk biar tidak terus mengingatkan (contoh tidak bawa HP) semua ini dilakukan untuk menghemat energi bicara.
-
Tidur dan Istirahat cukup, sebelum dan sesudah hari H
-
Saat bangun pagi, lakukan ritual positif, seperti berdoa, minum air hangat, relaksasi, olah raga, mandi pagi dan lainnya
-
Sarapan sehat, waspada dengan makanan minuman yang berpotensi mengganggu kesehatan
-
Bila perlu minum vitamin atau suplemen
-
Pakai baju hangat khususnya bila udara dingin
-
Tidak menahan bila ingin buang air
-
Tidak duduk terlalu lama, sesekali berdiri dan gerak badan.
-
Hirup nafas panjang dan sehat
-
Hindari dehidrasi, minum air secara berkala, batasi asupan gula dan zat yang berpotensi mengganggu kesehatan (waspada dengan minuman berenergi)
-
Kendalikan stres (banyak cara seperti mendengarkan lagu, musik, bercanda, humor dan lainnya)
-
Manajeman pembagian tugas dan kerjasama yang baik
-
Berkomunikasi dengan baik untuk apapun yang berpotensi bermasalah, termasuk bila badan merasa sakit
-
Siap dengan pertolongan pertama, termasuk obat-obatan dan ambulan (bisa berkonsultasi dengan dokter atau puskesmas setempat).
Pada pemilu 2024 KPU RI memperketat syarat untuk menjadi petugas KPPS, batas usia adalah 55 tahun dan semua melakukan tes kesehatan, demikian juga proses rekapitulasi dibuat lebih praktis.
Klik Susunan Materi lbePemilu 2024 (rbebe.id). Kiranya bermanfaat. Terus semangat.
(Tim RBeBe)
RBeBe berusaha memberikan informasi yang valid & berimbang berdasar sikap (klik) Pemilu Bahagia (rbebe.id).
Kritik dan saran mohon sampaikan kepada kami.
Mari bersama (klik) Wujudkan 100 Materi Belajar Bagi Masyarakat.

