Kenapa Asupan Air Perlu Lebih Diwaspadai di Puasa Ramadan?

Tim RBeBe - 01 March 2025

Puasa Ramadan bisa menjadi momentum untuk hidup lebih sehat, namun bagi orang yang tidak bisa memanfaatkan, justru bisa merusak tubuhnya.

Klik  Video "Kenapa Asupan Air Perlu Lebih Diwaspadai di Puasa Ramadan?" (RBeBe) 

Larangan tidak makan dan minum saat berpuasa di bulan Ramadan, adalah bentuk ibadah yang menekankan pada tujuan bertakwa dan pengendalian diri.  Melaksanakan dan menyikapi dengan baik puasa di bulan Ramadan untuk kesehatan akan:
  • Merupakan suatu ibadah juga
  • Pertumbuhan tetap optimal bagi usia anak dan remaja
  • Produktifitas tetap terjaga, terlebih bagi orang dengan pekerjaan berat
  • Membuat lancar berpuasa termasuk bagi lansia atau orang dengan sakit ringan yang mempunyai keterbatasan stamina.

VItalnya Air Bagi Manusia

Tubuh manusia lebih cepat merasakan dampak buruk kekurangan air dibandingkan kekurangan makanan karena air membentuk 55 - 65% tubuh manusia yang tersebar di seluruh tubuh: otak terdiri dari 83 % air, darah: 94%, jantung: 75% dan seterusnya (lihat gambar berikut).


Gambar (klik) much-water-is-inside-the-human-body (steemit.com)

Manfaat air bagi tubuh begitu banyaknya, antara lain:

  • Membantu melancarkan sirkulasi darah

  • Mengangkut oksigen dan nutrisi ke sel tubuh

  • Membantu pencernaan dan penyerapan gizi

  • Membantu mengatur suhu tubuh

  • Membuang racun melalui kencing dan keringat

Tanpa air yang cukup, tubuh bisa mengalami dehidrasi, yang dapat menyebabkan masalah serius seperti ketidakseimbangan elektrolit,  gagal ginjal, kejang, penyakit jantung, diabetes, stroke sampai kematian.

Menjaga Kecukupan Air Tubuh Saat Puasa Ramadan
Selama berpuasa ramadan di Indonesia-negara tropis-, dengan tidak minum selama 13 jam, dengan aktivitas tinggi, perlu disikapi dengan bijak.
Minum Cukup Air Putih/Bening

Disaat puasa, bisa dengan contoh pengaturan berikut:
  • 1 gelas saat bangun tidur menjelang sahur
  • 1 gelas 30 menit sebelum makan sahur
  • 1 gelas 30 menit setelah makan sahur atau menjelang berpuasa
  • 2 gelas saat berbuka dengan interval waktu (tidak sekaligus), bisa setelah salat maghrib
  • 1 gelas 30 menit setelah makan buka puasa
  • 1 gelas setelah sebelum salat tarawih
  • 1 gelas setelah salat tarawih atau aktifitas malam lainnya

Atau sesuai (klik) Tips Mengatasi Dehidrasi Saat Puasa (trubusid) ini

Melaksanakan sholat dengan berwudhu dapat membantu menyegarkan dan menenangkan diri.

Minum Air Yang Mengandung Zat Menyehatkan, seperti:

  • Jus buah atau air rendaman buah dan sayur

  • Air kelapa

  • Air rempah (jahe, kayu manis dll)

  • Air mineral, alkali

  • Susu (jika memiliki intoleransi laktosa, hindari susu sapi dan pilih susu nabati seperti susu almond, susu kedelai, atau susu oat).

Gambar (klik): Air Bening Ajaib "Too Good To Be True"? (rbebe.id)

Hindari Jenis Minuman

Saat akan berpuasa Ramadan, hindari jenis minuman ini:

  • Berkafein: Kopi, teh, minuman bersoda, atau minuman energi (kafein bersifat diuretik, artinya dapat meningkatkan produksi urine dan menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Hal ini dapat memperparah dehidrasi selama puasa)

  • Manis dan Bersoda: Minuman kemasan, sirup, atau soda (kandungan gula yang tinggi dapat menyebabkan lonjakan gula darah, yang kemudian akan turun drastis, membuat lemas dan lapar lebih cepat. Soda berdampak buruk pada gigi, proses pencernaan dan kepadatan tulang)

  • Dingin atau Es (dapat membuat perut kaget dan memperlambat proses pencernaan, yang mungkin menyebabkan ketidaknyamanan selama puasa

  • Beralkohol: Alkohol sangat dehidratif dan dapat mengganggu keseimbangan cairan tubuh. Selain itu, alkohol haram dikonsumsi oleh umat Muslim.

  • Kandungan Garam Tinggi: Minuman olahraga (sports drink) yang tidak diencerkan atau minuman kemasan tinggi natrium (garam dapat meningkatkan rasa haus dan membuat tubuh menahan air, yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan selama puasa).

Menjaga Suhu

Usahakan suhu di tempat aktifitas tidak gerah (yang menyebabkan keringat berlebih) dan tidak terlalu dingin yang menyebabkan ingin buang air kecil. Bisa mencari lokasi yang sejuk, seperti dibawah pohon, mengatur suhu ruangan, membawa kipas dan payung bila keluar ruangan dan lainnya.

Suhu tubuh juga dapat dilakukan dengan membasahi badan (seperti wajah, kaki), memberi semprotan pada wajah

Gambar: (klik) Spray 9 Rempah Multifungsi (rbebe.id)

Hindari Aktivitas Berat di Siang Hari

Apalagi di bawah terik matahari yang bisa mengeluarkan keringat berlebihan. Namun bila tidak bisa dihindarkan, maka lakukan segala upaya agar keringat tidak mengucur deras yang bisa menyebabkan dehidrasi, sementara waktu berbuka puasa masih lama.

Makan Makanan yang Mengandung Air

Konsumsi buah-buahan dan sayuran yang kaya air, seperti semangka, mentimun, atau jeruk. Bila diperlukan bisa menambah suplemen, seperti vitamin C, B kompleks, D, zat besi, magnesium DLL

Kenali Tanda-Tanda Dehidrasi

  • Haus berlebihan.

  • Mulut dan tenggorokan kering.

  • Urine berwarna gelap dan jumlahnya sedikit.

  • Kelelahan atau lemas.

Yang bisa berlanjut:

  • Pusing atau sakit kepala.

  • Denyut jantung meningkat.

  • Kulit kering dan kurang elastis.

  • Kram otot.

  • Penurunan konsentrasi dan kebingungan.

  • Tekanan darah rendah dan pingsan.

Untuk menghindari kondisi kesehatan yang memburuk dapat langsung dibawa ke tempat yang sejuk, kompres dan beri asupan air. Walau membatalkan puasa, namun dengan niat membayar utang kewajiban berpuasa di kemudian hari (klik Puasa Ramadan di Indonesia dan Aturannya @rbebe.id)

Semoga puasa anda di bulan Ramadan berjalan lancar, penuh berkah dan berlimpah pahala. Klik Susunan Materi Ramadan-Puasa (rbebe.id). Kiranya bermanfaat, terus semangat.

(Tim RBeBe)

Kritik saran mohon sampaikan kepada kami

Mari bersama (klik) Wujudkan 100 Materi Belajar Bagi Masyarakat.