Wikasatrian Adalah

Tim RBeBe - 02 July 2025

Pembentukan Wikasatrian diawali dari kerja sama riset dengan PPM Manajemen dan kajian ilmiah bersama Universitas Gadjah Mada.  Berdirinya Wikasatrian merupakan hasil dari proses pembacaan literasi dari seluruh wilayah Nusantara yang di dalamnya membahas seputar kepemimpinan. Tahun 2012 Wikasatrian mulai dibangun dan mulai difungsikan di tahun 2013.

Lokasi Wikasatrian
Suatu kawasan untuk pelatihan Pusat Kepemimpinan berbasais alam milik PT Wijaya Karya (WIKA), seluas total 14 Hektare yang berada di (klik untuk peta) Jalan Pasir Angin, Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, di kaki gunung Pangrango, yang juga diapit gunung Salak dan Geulis.

Dari arah Bogor, ikuti jalan ke arah puncak sampai terlihat jembatan (sebelum tanjakan tajam), melewati jembatan ambil belokan ke kiri.  Ikuti jalan sampai terlihat tulisan "Wikasatrian" berwarna hitam emas dengan panah menunjuk ke kiri. Teruskan di jalanan kecil selebar 3-5 meter dengan rumah penduduk yang padat sampai menemukan gerbang besar bertuliskan Wikasatrian dengan jalanan yang menanjak.

Gedung Wikasatrian

Bentuk bangunan Wikasatrian adalah hasil sayembara yang dimenangkan oleh Studio Akanoma untuk mewujudkan bangunan yang artistik, penuh filosofi dan juga fungsional tanpa harus terjebak dalam tatanan dekoratif semata. Pembangunan di Wikasatrian memakai 7000 meter persegi berupa bangunan dan sarana prasarana yang menunjang.

Setelah memasuki area pintu gerbang Wikasatrian, pengunjung akan menjumpai area perkemahan sebagai lokasi menginap peserta pelatihan. Kemudian terdapat berbagai gedung: 

  • Giri Unggul: Ruang serbaguna berbentuk perahu dengan berbagai folosofi berbagai pulau di Indonesia dalam pencahayaan ruangan

  • Giri Boga: Ruang makan

  • Wana Arena: ruang terbuka dengan panggung dan tempat duduk berundak, bisa untuk pertunjukan

Dari Giri Boga tampak suatu bangunan yang tampak megah sekaligus unik bentuknya. itulah Giri Wijaya, dimana di dalamnya terdapat:

  • Giri Pustaka: Perpustakaan yang terletak paling atas

  • Giri Sasana: Auditorium dengan sekitar 100 kursi 

  • Giri Budaya dan Giri Cipta: Ruang serbaguna yang bisa juga untuk pelatihan

Penamaan Giri berdasarkan bahasa Jawa, Sunda dan Sansekerta yang berarti Gunung.

Area Hijau

Terdapat area hijau atau hutan yang mengambil lahan sekitar 9 hektare dengan 540 jenis flora (termasuk 26 spesies flora endemik Jawa Barat) dan 263 fauna, 60 spesies tanaman dari 40 familia, suatu kawasan konservasi keanekaragaman hayati, sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan dan mendukung keberlanjutan, termasuk penyerapan karbon sebesar 10-80 ton CO2 per hektare per tahun

Tanaman di area WIKASATRIAN beraneka ragam: 
  • Tanaman obat, seperti Schima wallichii yang dikenal dapat mengobati cacar air 
  • Tanaman pangan, seperti M. sagu sebagai sumber karbohidrat
  • Tanaman sayur, seperti G. gnemon atau tanaman Melinjo yang buah dan sayurnya dapat dikonsumsi
  • Jenis kayu P. falcataria dan pohon durian (D. zibethinus), yang dapat digunakan sebagai bahan bangunan, peralatan rumah tangga, peralatan pertanian, peralatan penangkapan ikan, palet, peti, dan lainnya.

Filosofi Wikasatrian

Pelatihan kepemimpinan di Wikasatrian menerapkan kearifan nusantara dengan melibatkan budaya, falsafah, pelestarian alam, seni, teknologi, kuliner, artefak, ajaran, kepercayaan, hingga adat dan kebiasaan.  

Wikasatrian menerapkan tiga hal mendasar yang merupakan warisan kepemimpinan Nusantara dan telah menjadi jati diri bangsa, yaitu: ketuhanan, kemanusiaan, dan alam dengan esensi budi luhur atau nilai-nilai mulia. 

Nilai sosial dalam ESG (Environmental, Social, and Governance/Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola). yang diterapkan dalam Wikasatrian adalah pendidikan yang berbasiskan kepada kearifan lokal atau nusantara

Klik e-book: PERJALANAN WIKASATRIAN PUSAT KEPEMIMPINAN NUSANTARA

Media Sosial Wikasatrian: linktr.ee/wikasatrian (Website, IG, Youtube, Tiktok, WA, FB, Twitter)

Klik Susunan Informasi Wikasatrian @rbebe.id. Kiranya bermanfaat, terus semangat.

(Tim RBeBe)

Referensi penulisan artikel:

Saran & masukan mohon disampaikan kepada kami, terimakasih.