Mengenali Daging Sapi, Kambing, Domba yang Sehat
Tim RBeBe - 27 May 2026
Daging sehat berawal dari hewan sehat, biasanya berciri: mata cerah, tidak kurus ekstrem, tidak ada luka atau nanah, tidak batuk atau pilek, bergerak aktif.
Tips Membeli Daging Segar
-
Pilih penjual dengan tempat bersih dan dingin.
-
Hindari daging yang digantung terlalu lama di suhu ruang.
-
Jika membeli beku, pastikan tidak ada kristal es berlebihan karena tanda pernah dicairkan lalu dibekukan kembali.
-
Untuk kurban, pilih daging yang baru dipotong maksimal beberapa jam dan segera disimpan dingin.
Perbedaan Umum daging Sapi, Kambing, dan Domba
|
|
Ciri Aroma |
Tekstur |
Lemak |
|---|---|---|---|
Sapi |
Lebih netral |
Padat |
Putih kekuningan |
Kambing |
Lebih tajam/prengus |
Lebih padat |
Sedikit |
Domba |
Lebih gurih |
Lebih empuk |
Lebih banyak |
Berikut cara sederhana mengenali kualitas daging:
Warna daging baik
Warna daging buruk
|
Aroma daging baik
-
Bau khas daging segar, tidak menyengat.
-
Kambing memang memiliki aroma lebih kuat, tetapi tetap tidak busuk.
Aroma daging buruk
-
Bau asam, amis berlebihan, tengik, atau busuk.
-
Aroma menyengat menusuk hidung.

Tekstur daging baik
Tekstur daging buruk
|
Lemak daging baik
-
Sapi: lemak putih kekuningan alami.
-
Kambing/Domba: lemak putih padat.
Lemak daging buruk
-
Lemak berwarna kusam, kehijauan, atau berbau tengik.
-
Tekstur lemak terlalu lembek.
Cairan daging baik
Cairan daging buruk
|
Serat daging baik
-
Serat terlihat jelas dan rapat.
Serat daging buruk
-
Serat hancur atau mudah sobek.
Dengan mengantisipasi dan memilih daging konsumsi dengan baik maka kesehatan akan terjaga dengan baik.
Klik Susunan Materi Idul Adha di RBeBe. Kiranya bermanfaat. Terus semangat. Merdeka Maju Berdaya.
(Tim RBeBe)
Kritik dan masukan mohon sampaikan kepada kami. Terimakasih.
Mari bantu (klik) Wujudkan 100 Materi Belajar Bagi Masyarakat.


