Perubahan Iklim
Tim RBeBe - 17 November 2022
DARURAT..DARURAT..NGERI..NGERI..
Emang bisa dicegah? Gue sih pesimis, lihat kebiasaan dan gaya hidup manusia kebanyakan.
Eh paling nggak kita peduli dan beraksi. Hidup bijak dan sederhana, efektif dan efisien.
Ya udah yok, nih beberapa yang bisa cepat kita lakukan:
-
Hemat energi, air dan bahan bakar. Listrik di hemat, gunakan air dengan bijak, jalan kaki, naik sepeda, naik transportasi publik. masak lu naik mobil kosong gitu. Beli aja sepeda listrik.
-
Lakukan penghijauan dan jaga pohon serta tanaman yang sudah ada, termasuk lahan gambut ya.
-
Habiskan makanan, kurangi membuang (bahan) makanan, kurangi konsumsi daging dan susu hewani (khususnya sapi) serta olahannya yang juga menyebabkan gas rumah kaca.
-
Reduce, Reuse, Repair & Recycle. Kurangi dan pilah sampah.
Ayo lah semangat, mulai dari diri sendiri, yang paling sederhana dan sekarang juga!

PEMBAHASAN |
Klik Berbagai Materi Perubahan Iklim > Pemanasan Global di Rbebe
Perubahan iklim mengacu pada perubahan suhu dan pola cuaca dalam jangka panjang. Pergeseran ini mungkin bersifat alami, tetapi sejak periode 1800-an, aktivitas manusia telah menjadi pendorong utama perubahan iklim, terutama dengan pembakaran bahan bakar fosil (seperti batu bara, minyak, dan gas) yang menghasilkan gas yang memerangkap panas. (Narasi Perserikatan Bangsa-Bangsa terkait perubahan iklim).
Klik Perubahan Iklim di Wikipedia untuk istilah, terminologi, penyebab sampai dampaknya.
Hal yang menyebabkan perubahan iklim:
-
Pemakaian bahan bakar berlebihan yang menghasilkan gas buang (kendaraan, industri, rumah tangga dan lain sebagainya)
-
Semakin sedikitnya hutan dan pepohonan (pembakaran, penggundulan).
-
Pemakaian Cloro Flour Carbon yang berlebihan (saat menggunakan AC, Kulkas, Pembersih, aerosol/pendorong di parfum, cat kaleng dll)
-
Sampah makanan, plastik, batere dan lain sebagainya.
Hal-hal yang terkait dengan perubahan iklim:
-
Efek rumah kaca
-
Pemanasan Global
-
Kerusakan lapisan ozon
Akibat dari perubahan iklim:
-
Suhu meningkat, termasuk laut.
-
Badai dan bencana alam lebih buruk.
-
Kekeringan, kemarau yang berkepanjangan.
-
Peningkatan volume air laut akibat mencairnya es di kutub.
Mengakibatkan
-
Keseimbangan bumi semakin rusak
-
Semakin banyak spesies punah
-
Kelaparan, kemiskinan dan berbagai penyakit (termasuk adanya virus baru) semakin melonjak.

Untuk solusi, sikap dan aksi, bisa dilihat dibagian atas tulisan ini. Mari sayangi bumi, sayangi diri, sesama, anak cucu dan semesta. Mulai dari diri, dari yang sederhana dan saat ini juga. Tetap semangat.
(Tim Rbebe)
Masukan dan saran mohon sampaikan kepada kami. Terimakasih.
Mari bantu (klik) Wujudkan 100 Materi Belajar Bagi Masyarakat.




