Kita Perlu Belajar Merdeka
Tim RBeBe - 10 March 2022
| Saat kemerdekaan Indonesia telah diraih berpuluh-puluh tahun lamanya, namun masih marak adanya korupsi, intoleransi, kemerosotan moral, etika dan hal negatif lainnya yang tampaknya membuat bangsa Indonesia perlu belajar untuk menjadi Merdeka yang membangun, positif dan bertanggungjawab. |
Ilustrasi Menyikapi Perbedaan
Pak Dullah dan Bu Jubune adalah suami istri yang bisa menakar kondisi anaknya, suatu kali mereka memberi tugas kepada anaknya Jack, Rebecca dan Iyem, berikut mereka memberi istilah pada konsep kepercayaan:
Disadarkan & Diawasi: Kepada Jack, karena karakternya masih susah diarahkan, tidak bekerjasama, tidak terbuka dan belum bertanggungjawab. Jack masih belum menyadari akan kebaikan tugas yang dibebankan padanya, ia berpotensi membangkang.
Didampingi: Kepada Rebecca, karena dianggap belum mampu, Rebecca yang mempunyai niat baik, dibimbing dan diarahkan dalam pelaksanaan tugas tersebut. Fasilitas diberikan dengan hati-hati dan sesuai situasi serta kondisi.
Dipercaya: Kepada Iyem karena iya dianggap mampu dan bertanggungjawab, maka ia diberi kepercayaan penuh, Iyem juga diberikan fasilitas yang dibutuhkan untuk melakukan tugas tersebut.
Dalam pendidikan, kewaspadaan perlu dilakukan pemerintah saat:
|
Apa yang akan terjadi bila tidak disikapi dengan tepat? Contohnya Rebecca yang belum mampu dan Jack yang tidak bertanggungjawab namun diberi kepercayaan penuh? Hasilnya tentu bisa berantakan dan fatal. Itu bisas terjadi saat kemerdekaan diberikan pada pihak yang belum kompeten dan bertanggungjawab. |
Contoh ILustrasi:
Seseorang yang belum siap mengendari kendaraan bermotor, dari segi ketrampilan, fisik, motorik, pola pikir maupun mental, namun mengendarai, yang terjadi bisa fatal.
Klik Kejar-kejaran Bus Sebelum Tabrakan (Liputan6)
Suatu bangunan lantai dasar yang tidak disiapkan dengan pondasi dan tiang yang kokoh namun diatasnya dibangun bangunan lain, tentu mudah roboh.
Klik Detik - detik Rumah Rp 3 M Ambruk, Diduga Pondasi Tak Kuat (Tribun Timur)
Siap Menjalankan Kurikulum Merdeka?
Dalam rencana menjalankan kurikulum merdeka 3 pihak utama yang perlu dipersiapkan:
-
Sekolah: ekosistem, lingkungan, sarana prasarana yang diperlukan.
-
Kepala Sekolah dan Guru: pemahaman, kesiapan mental, keilmuan, kerjasama, koordinasi, evaluasi, monitoring, pendampingan, alat bantu mengajar.
-
Siswa (dukungan orangtua/wali): pemahaman, kesiapan mental, menerima arahan, kerjasama, alat bantu belajar.
Apakah masing-masing sudah siap melaksanakannya? Berikut adalah beberapa contoh ketidaksiapan:
-
Pola pikir dan mental guru yang belum siap.
-
Sarana sekolah, kemampuan guru atau siswa belum memungkinkan dalam melaksanakan proyek yang dipilih.
-
Kurangnya pengarahan dan pendampingan dari guru kepada siswa
-
Kurang kerjasama dan komunikasih guru, kepala sekolah, siswa. dan lain sebagainya.
Mari berharap dan berusaha agar konsep Merdeka Belajar yang menjadi pondasi Kurikulum Merdeka akan menghantar pendidikan Indonesia menjadi lebih baik, untuk bangsa yang maju, bermartabat dan sejahtera.
Klik Susunan Materi Kurikulum Merdeka di RBeBe. Kiranya bermanfaat. Terus semangat.
(Tim RBeBe)
Kritik dan saran mohon sampaikan kepada kami. Terimakasih.
