3 in 1 Natal Yang Konsisten
Tim RBeBe - 11 December 2023
Dalam memaknai Natal, apakah kita perlu berusaha meneladani ketiga hal berikut:
-
Pengorbanan
-
Kerendahan hati
-
Kesederhanaan Yang Bersahaja
Itulah makna yang tampak jelas saat kelahiran Yesus. Semuanya tergambar jelas:
-
Bagaimana Tuhan Yang Maha Kuasa, Sang Pencipta yang rela menjadi manusia hina.
-
Lahir dalam kandang domba sampai nantinya ia wafat disalib oleh ciptaan Nya.
Pengorbanan, ke-rendah hati-an dan kesederhanaan seringkali dijauhi oleh manusia yang cenderung egois, sombong, menyenangi kesenangan, kenikmatan, kenyamanan, kemudahan, kemegahan, kilau kemewahan, dipuji dan disanjung. Apakah pengikut Yesus Kristus bisa melawan arus duniawi tersebut?
Pengorbanan dan Kerendahan Hati Terwujud dalam KesederhanaanKemewahan itu sesuatu yang berlebihan, apakah melebihi dari yang dibutuhkan, menuruti rasa malas, kenyamanan, kesenangan, kenikmatan membuai ego diri, adanya rasa bangga, senang disanjung. Walau setiap orang mempunyai takaran sampai batas mana yang ia anggap mewah, namun umat Kristiani mempunyai teladan kuat dalam kerendahan hati dan kesederhanaan Yesus Kristus dan pengikut Nya.Barang mahal belum tentu mewah, banyak pengeluaran belum tentu berlebihan. Pelari profesional dengan sepatu berharga jutaan tentu wajar, namun sosialita dengan sepatu mahal karena bagus dan gengsi kemungkinan adalah kemewahan.Dalam kesederhanaan seseorang atau komunitas (bahkan Gereja secara fisik) harus rela menanggalkan kesenangan berlebihan, kilau kemewahan dan keinginan dipuji. Tak ada keinginan untuk bangga dan sombong, melainkan rasa syukur dalam kerendahan hati.Seseorang yang berkampanye hemat energi tetapi memakai mobil pribadi yang boros energi, mirip dengan seseorang yang berempati kepada orang susah dan miskin tetapi hidupnya mewah dan berfoya-foya. Bukan seberapa banyak ia telah memberi dan melaksanakan tanggungjawab sosialnya tetapi seberapa besar ia menjadi pribadi yang lebih baik dan berintegritas, yang selaras dengan spiritualitas dan iman Kristiani. |
Kesederhanaan niscaya membawa hidup lebih efektif, efisien dan produktif, sehingga seseorang mempunyai sumber daya yang lebih untuk berbelarasa dan membantu yang lemah, miskin, tersingkirkan dan menderita. Bahkan sikap sederhana yang kuat akan mendobrak budaya mewah yang mengakar pada masyarakat-termasuk pada keagamaan-dan akan menemukan inovasi-inovasi yang baik bagi kehidupan bersama.
Berikut beberapa ayat di injil yang terkait dengan kesederhanaan:
-
Yesus sebagai Allah yang menjadi manusia dilahirkan di palungan dalam kandang domba yang bersahaja (Lukas 2:7 Tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan )
-
Yesus tidur dimana saja bahkan di ruang terbuka (Matius 8:20 Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya dan Markus 6:31 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!" Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makanpun mereka tidak sempat).
-
Yesus mengajarkan doa dimana terdapat kalimat 'Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya' (Matius 6:11, dimana dalam terjemahan Alkitab Katolik 'makanan' diganti 'rejeki' serta tidak ada kata 'cukup'). Dalam tulisan dan bahasa asli Aram-dikutip dari aramaika-indonesia.blogspot.com-, tertera seperti berikut: ܗܒ ܠܢ ܠܚܡܐ ܕܤܘܢܩܢܢ ܝܘܡܢܐ 'Haw lan lakhma d[e]sunqanan yaumana' yang artinya 'Beri kepada kami roti yang cukup sehari-hari'
-
Yesus meminta untuk mengumpulkan harta di surga (Matius 6:19-20 Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi, di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga)
-
Yesus meminta untuk tidak kuatir akan makanan, minuman dan pakaian yang hendak dipakai (Matius 6:25 Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?)
-
Yesus bercerita akan kesederhanaan Salomo (Matius 6:29 Namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannyapun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu)
-
Yesus memuji janda miskin yang murah hati (Lukas 21:2-4 Ia melihat juga seorang janda miskin memasukkan dua peser ke dalam peti itu. Lalu Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu. Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya."
-
Yesus meminta kepada seorang muda untuk memberikan seluruh hartanya kepada orang miskin (Matius 19:21 Kata Yesus kepadanya: "Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.") dan Yesus mengatakan tentang orang kaya dan surga (Matius 19:23 Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga). Walau dalam hal ini Yesus mungkin sekali berbicara tentang kelekatan/keterikatan pada harta, namun hal ini bisa dikaitkan bahwa kesederhanaan adalah gaya hidup yang cenderung tidak mementingkan harta yang berlebihan.
Sampai saat Yesus disiksa dan wafat disalib, Ia konsisten seperti awal saat ia dilahirkan di dunia, yaitu pengorbanan, ke-rendah hati-an dan kesederhanaan sebagai wujud Cinta Kasih yang terus dilakukan Nya.
Sebagai umat yang mengaku Kristiani, selayaknya bisa meneladani Nya, agar terbukalah jalan menuju kebahagiaan sejati dan keselamatan abadi.
Klik Susunan Lengkap Materi Natal (rbebe.id). Kiranya bermanfaat. Terus semangat. Merdeka Maju Berdaya.
(Artikel ini kerjasama RBeBe dengan Tim Agama Kristen)
Kritik dan saran mohon sampaikan kepada kami. Terimakasih.
Mari bantu (klik) Wujudkan 100 Materi Belajar Bagi Masyarakat.






