Betapa Pentingnya Ini Di Pahami

Tim RBB - 30 November 2022

Hal-hal berikut penting (sekali) dipahami.

  • Bahwa hidup kita diatur oleh organ tubuh yang namanya otak* 
  • Tuhan bekerja melalui otak untuk setiap perilaku (gerakan, pilihan, menetapkan tujuan, keinginan dll ) dan perasaan kita (senang, sedih, bahagia, bernilai dst). Eh pemahaman akan Tuhan dan Pencipta tentu saja adalah hasil olahan otak juga
  • Setiap otak manusia sangat berbeda, bahkan ada satu sambungan yang terputus, dapat membuat seseorang mempunyai sikap dan cara pandang yang sangat berbeda
  • Cara kerja otak kita-manusia-, diarahkani oleh:
    • Kecenderungan gen dan adanya unsur kimia, serta syaraf plus sambungannya dalam otak yang berbeda dalam setiap manusia
    • Naluri (kecenderungan, keinginan) bertahan hidup**
    • Naluri (kecenderungan, keinginan) menghindari penderitaan, kesusahan ***
    • Naluri (kecenderungan, keinginan) mendapatkan kesenangan (kepuasan) ***
    • Naluri (kecenderungan, keinginan) mencari makna, kebahagiaan, kebernilaian, keberhargaan
  • Terdapat tingkatan dalam otak. Otak memerintahkan otak. Contoh, saat seseorang mempunyai nilai dan pemahaman tertentu, maka ia rela menderita bahkan rela mati untuk nilai tersebut. Contohnya saat berpuasa manusia rela lapar, saat membela negara manusia rela mati dan seterusnya
  • Hal yang bisa mempengaruhi konsep nilai adalah ingatan-ingatan dan pemahaman sepanjang hidup, pengalaman sadar dan bawah sadar
  • Pengalaman bawah sadar memberi pengaruh kuat kepada cara berfikir seseorang tanpa disadari (Pengalaman bawah sadar itu contohnya saat seseorang tidur dan ada kejadian disekitarnya yang ditangkap indera pendengaran, penciuman maka akan menjadi pengalaman bawah sadar atau saat seseorang membaca buku tapi ada tabrakan yang terjangkau oleh mata dan pendengarannya walau ia tidak memperhatikan, tetap itu akan menjadi pengalaman bawah sadar yang terekam otak)
  • Apapun yang kita lakukan pada akhirnya kita hanya mengejar suatu perasaan. Itu akan menjadi tanda bahwa kita senang atau tidak, puas atau tidak, benar atau tidak, bermakna atau tidak

Nah, pemahaman diatas menjadi pondasi dan akar bagaimana hidup itu berawal, berproses dan berakhir, ya dari pikiran. Hidup kita, dunia kita, adalah pikiran kita. Tidak heran: 

  • Ilmuwan terkenal Stephen Hawking tetap berkarya walau tampak seluruh tubuhnya tidak berfungsi, namun otaknya bekerja baik dan ia berkomunikasi dengan satu otot pipi yang tersambung dengan alat elektronik untuk berkomunikasi. 
  • Kash Delano menjadi pria yang tetap waras bahkan menjadi bijak walau menjadi korban salah tangkap dan pernah dipenjara 34 tahun untuk sesuatu yang tidak pernah dilakukannya
  • Seseorang bisa didoktrin atau dihipnotis dan menjadi sangat berbeda dalam cara berfikir dan bertingkah laku dari sebelumnya
  • Seseorang rela mati untuk keyakinannya, entah menjadi teroris atau menjadi martir
  • Seseorang bisa saling membunuh hanya karena saling ejek
  • Dan setiap perbuatan dan perilaku manusia lainnya

Setelah mengetahui pemahaman sederhana tentang otak, bagaimana sikap kita selanjutnya? Bagaimana juga untuk seseorang yang sakit otak, eh jiwa? Yuk belajar Bersama

*Ada penelitian yang menyatakan kecerdasan juga berasal dari Jantung dan Usus, tapi tulisan ini  masih mempercayai bahwa otak yang mengontrol semua

** Naluri bertahan hidup ini seperti tingkatan dasar teori kebutuhan Maslow yaitu kebutuhan fisiologis: makan, minum, istirahat (termasuk buang air)

*** Dua naluri ini, termasuk reaksi yang diterima oleh panca indera: Mata, Hidung, Lidah, Telinga dan Tangan (Kulit)

(Nowan ARK)